Arung Bungin ke XXIV Berikan Keris Kepada Cucu Langsung dari Andi Mappanyukki Raja Bone ke-32

Makassar – Arung Bungin ke XXIV YM. Muhammad Yakub Abbas, didampingi YM. Prof. Dr. H. Hanna, M.Pd., yang berasal dari wilayah Kabupaten Enrekang memberikan cendramata berupa Keris kepada Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, S.H., M.H., Cucu Langsung dari Andi Mappanyukki Raja Bone ke-32.

Keris itu diserahkan pada Selasa (19/07/2022) disaat usai pelantikan dan pengukuhan DPW MAKN Sulsel di Balai Manunggal M. Jusuf Jl. Jend. Sudirman Makassar.

Arung Bungin ke XXIV YM. Muhammad Yakub Abbas ini juga merupakan Dewan Kerajaan DPW MAKN Sulsel dan YM. Prof. Dr. H. Hanna, M.Pd., sebagai Dewan Pakar DPW MAKN Sulsel setelah dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) YM. KPH Eddy S Wirabhumi.

Pada kesempatan tersebut Pangdam sempat berbincang dengan YM. Muhammad Yakub Abbas terkait keris yang diterimanya. Jenderal bintang dua ini pun mengucapkan terima kasih atas pemberian dari Arung Bungin ke XXIV.

YM. Yakub menuturkan bahwa Keris yang diberikan tersebut merupakan bentuk silaturahim dengan Bapak Pangdam, dimana Pangdam Hasanuddin merupakan keturunan langsung dari Raja Bone ke-32 Andi Mappanyukki.

“Ini merupakan bentuk silaturahim kami dengan Bapak Pangdam, apalagi Mayjen Andi Muhammad merupakan keturunan langsung dari Raja Bone ke-32 Andi Mappanyukki,” Ungkapnya.

Lebih lanjut YM. Yakub menjelaskan tentang sejarah ataupun asal usul daripada Arung Bungin dan makna pemberian Keris yang dilakukannya.

“Arung Bungin adalah dari Torrok ri Latimojong yang asalnya dari Kaluppinik dimana Kaluppinik dan Torrok ri Latimojong dan Mangkauk ri Bone adalah satu titisan darah dari satu leluhur pada zaman dimana masih diyakininya yang bernama to Manurung, sehingga pemberian Keris melambangkan penghargaan kepada para Sesepuh dalam Kerajaan di Sulsel,” Jelasnya.

“Di mana Kerajaan Bone adalah salah satu Kerajaan induk oleh Maiwa, Kaluppinik dan Bungin setelah melepaskan diri dari Kerajaan Luwu pada saat Bungin di bawah Panglimanya yaitu To Assa ri Bungin untuk bergabung dengan Kerajaan Bone ketika itu,” Tambahnya.

Usai penyerahan Keris dilanjutkan sesi foto bersama dengan Pengurus DPW MAKN Sulsel perwakilan dari Kabupaten Enrekang. (Red/MI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *